IDC Serahkan Bantuan Pengobatan Ustadz Muhammad Aziz di Ruang ICU RSUD

KARANGANYAR, Infaq Dakwah Center (IDC)- Malang benar nasib Muhammad Aziz Awaluddin (18), guru TPA Masjid Al Islam, Gondangrejo, Karanganyar, tergolek lemah di kamar ICU (Intensif Care Unit) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Ngipang, Surakarta selama hampir 5 hari. Relawan Infaq Dakwah Center (IDC) yang mendapat kabar dari kakak keponakannya segera membesuk untuk memberikan santunan, pada Senin (9/7/2018). Alhamdulillah kondisi Aziz sudah baikan dan berada di bangsal kelas II.

Awalnya, Aziz mengikuti agenda rutin tahunan yang diadakan remaja Masjid Al Islam Camping di Ngargoyoso, Karanganyar dalam rangka mempererat jalinan ukhuwah Islamiyyah antar pemuda Masjid sekitar 30 orang. Pulang dari acara tersebut, suhu badan Aziz panas. Kegundahan Daliyo, ayah Aziz memuncak manakala sudah diperiksa ke Klinik tidak mendapatkan kesembuhan, dan justru suhu badan semakin panas. Pada Kamis (5/7/2018), pemuda yang aktif mengajarkan Al Qur'an di TPA Al Islam, Ngondangrejo, Karanganyar ini terpaksa dibawa ke RSUD Surakarta.

Daliyo pun pasrah ketika anak pertamanya itu harus langsung dimasukkan ke ruang ICU. Terbayang besar biaya yang akan ditanggung membuat dirinya hanya memohon pertolongan Allah. Sehari-hari bekerja sebagai tukang batu bergaji 70 ribu per hari membuat dirinya bingung. Padahal ia masih menanggung beban ekonomi keluarga dengan 4 orang anak. Sebagai orang kampung, Daliyo tidak paham penyakit yang diderita anaknya, hanya menurut informasi Dokter RSUD, Aziz terkena virus leptospirosis.

"Usai camping itu sampai di rumah badannya panas, saya bawa klinik Mojosongo. Kata dokter gejala vertigo tapi sampai dirumah minum obat malah semakin panas dan mual. Pagi harinya dibawa keponakan ke RS karena saya tinggal kerja. Katanya ada virus leptospirosis (kencing tikus)," kata Daliyo pada Relawan IDC saat dibesuk.

Kang Sedyo, Relawan IDC juga sempat menengok kondisi rumah Aziz di wilayah Saudan, Wonorejo, Gondangrejo, Karanganyar. Sungguh memprihatinkan, rumah berlantai tanah tanpa perabotan mewah menghiasi kamar tamu. Beberapa kamar tidur hanya beralas tikar plastik dan kasur kusam. Ketika menuju dapur keluarga Daliyo, astagfirullah... Mereka masih menggunakan kayu bakar untuk memasak air, sayur dan nasi. Betapa reportnya mereka jika harus memasak dengan asap yang menyesakkan. Ibu Aziz, hanya sebagai ibu rumah tangga. Saat ditanya Relawan IDC tentang kondisi ekonomi keluarga, ia mengaku susah jika harus membiayai pengobatan Aziz.

"Nggih Kulo Niki goyang ndeso, dino-dino naming teng griyo. Mboten gadah nopo jenenge BPJS, Jamkesda bingung Ling pados. Mbok bilih panjenengan saget biyantu Kulo matur nuwun sanget. (Saya orang Desa, setiap hari dirumah. Ndak punya BPJS, Jamkesda karena bingung mendapatkannya. Jika anda bisa membantu kami terima kasih banyak)," tutur Giryani, ibu Aziz.

Aziz adalah pejuang Islam, yang setiap dua hari sekali mengajarkan sekiar 50 anak-anak di wilayah Gondangrejo, Karanganyar untuk bisa membaca Al Qur'an. Kegigihan Aziz sejak di bangku SMP hingga saat ini tidak meninggalkan aktifitasnya sebagai guru TPA. Bahkan ia disegani teman-temannya sebagai rekan yang mudah bergaul dan suka menolong. Kondisi ekonomi keluarganya yang berada dibawah kemiskinan menuntut ia segera kembali sehat dan segera mencari pekerjaan untuk menopang ekonomi keluarga dan membantu biaya sekolah adik-adiknya.

INFAQ DARURAT PEDULI KASIH SESAMA MUSLIM

Kepedulian kita terhadap Muhammad Aziz Awaluddin, seorang guru TPA merupakan tanggung jawab bersama. Sebab persaudaraan setiap Muslim ibarat satu tubuh. Jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh lainnya otomatis terganggu karena merasakan kesakitan juga.

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ، مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى.

“Perumpamaan kaum mukminin dalam cinta-mencintai, sayang-menyayangi dan bahu-membahu, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh anggota tubuhnya yang lain ikut merasakan sakit juga, dengan tidak bisa tidur dan demam” (Muttafaq ‘Alaih).

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُنْيَا نَفَّسَ الله عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَومَ القِيَامَةِ و مَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ الله عَلَيهِ في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و مَن سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ الله في الدُنيَا و الأَخِرَةٍ و الله في عَونِ العَبْدِ ما كان العَبْدُ في عَونِ أَخِيهِ

“Barangsiapa menghilangkan kesulitan seorang mukmin di dunia, maka Allah akan melepaskan kesulitannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang tengah dilanda kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Dan Allah senantiasa membantu seorang hamba selama hamba tersebut senantiasa membantu saudaranya...”(HR Muslim).

Donasi peduli kasih untuk program INFAQ DARURAT ke Rekening IDC:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605 a.n: Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syari’ah (BSM), No.Rek: 7050.888.422 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Bukopin Syariah, No.Rek: 880.218.4108 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center
  5. Bank BTN Syariah, No.Rek: 712.307.1539 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center
  6. Bank Mega Syariah, No.Rek: 1000.154.176 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center
  7. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  8. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  9. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 80011.6699.300 a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  10. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497 a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC)

CATATAN:

  • Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 3.000 (tiga ribu rupiah). Misalnya: Rp 1.003.000,- Rp 503.000,- Rp 203.000,- Rp 103.000,- 53.000,- dan seterusnya.
  • Bantuan disampaikan dalam bentuk pembangunan sanitasi mck dan pelunasan tagihan sekolah/pesantren anak-anak Ustadz Purnomo.
  • Bila biaya program ini sudah tercukupi/selesai, maka donasi dialihkan untuk program IDC lainnya.

INFO & KONFIRMASI LAYANAN DONASI:

SMS/Whatsapp : 08122.700020
Telepon/HP 08999.704050,  08567.7000200877.20700020
Email : idc.pusat@gmail.com, idc.pusat@yahoo.com
Facebook Infaq.Dakwah.Center
Twitter @IDCinfaqCenter
Telegram : @IDCpusat