Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

.

Kanaya Shersabila (13), remaja yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa melanjutkan sekolah karena terkendala biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur dan sakit-sakitan.
.

PAMULANG, Infaq Dakwah Center (IDC) – Kanaya menjadi yatim sejak di kandung sang ibu dalam usia 5 bulan kehamilan. Sang ayah, Rahmanudin meninggal tabrakan mobil di Bandung saat mencari nafkah sebagai sopir angkot, 13 tahun silam. Sang ibu, Sheryta Caesaria menyusul wafat 8 tahun kemudian mengidap kanker otak.

Ditinggal wafat ayah dan bunda tercinta, Kanaya tinggal berdua bersama sang nenek, Nek Zannah (68) di kontrakan rumah petak kawasan Benda Baru Pamulang, Tangerang Banten.

Untuk menafkahi cucunya, Nek Zannah keliling jalan kaki menjajakan kue gorengan. Namun seiring usia yang semakin uzur, saat ini ia tak bisa lagi mencari nafkah karena kakinya sudah makin rapuh, sakit dan tak kuat jalan jauh.

Kini, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan membayar kontrakan mereka berharap santunan kepada para tetangga. Tak heran jika sering menunggak sewa kontrakan hingga berbulan-bulan.

PUTUS SEKOLAH DAN SUSAH HIDUP

Kanaya hanya pasrah tak bisa melanjutkan sekolah. Banyaknya piala, medali dan piagam yang diraihnya di sekolah, hanya menjadi tumpukan hiasan di pojok rumah petak. Kecerdasan, prestasi dan cita-citanya harus dikubur oleh ketiadaan biaya.

Jangankan untuk melanjutkan sekolah, sekedar untuk makan sehari-hari saja serba kekurangan karena hanya mengandalkan belas kasihan dari tetangga.

“Harapanku bisa melanjutkan pendidikan ke sekolah Islam. Tapi terkendala biaya karena nenek sudah tidak bisa berjualan. Kondisi nenek sudah sakit-sakitan ditambah kondisi pandemi juga,” ujarnya kepada Relawan IDC. 

Nek Zannah sangat terpukul dan sedih melihat nasib cucunya. Hanya gara-gara tak punya biaya, cucunya tak bisa mengenyam pendidikan sekolah. Untuk masa depan cucunya, ia hanya bisa berdoa dan berharap bantuan kaum Muslimin yang peduli.

“Saya kasihan banget cucuku ini. Dalam shalat tahajud selalu kudoakan dan minta supaya Allah memberi jalan kemudahan buat Kanaya. Saya mohon IDC bisa bantu supaya Kanaya bisa melanjutkan ke sekolah Islam,” harapnya kepada Relawan IDC.

Untuk masuk ke sekolah Islam Kanaya membutuhkan biaya sebesar sebelas juta rupiah dan SPP setiap bulannya sebesar  800 ribu rupiah.

...Kepedulian kita kepada anak yatim akan membuka peluang masuk surga bersama Nabi SAW sedekat dua jari...

CINTA YATIM: PELUANG MASUK SURGA BERSAMA NABI SEDEKAT DUA JARI

Tanpa didampingi sang ayah, Kanaya butuh uluran tangan kaum muslimin untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah Islam. Sebesar apapun uluran kita, akan menumbuhkan semangat hidup kepada yatim piatu ini, bahwa ia masih memiliki saudara-saudara dalam iman.

Cinta kasih dan kepedulian yang kita ulurkan kepada anak yatim akan membuka peluang masuk surga bersama Nabi SAW sedekat dua jari, sesuai dengan sabdanya:

أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ كَهَاتَيْنِ، يُشِيرُ بِإِصْبَعَيْهِ

“Aku dan pengasuh anak yatim kelak di surga seperti dua jari ini.” Rasulullah bersabda demikian sambil menunjukkan jari telunjuk dan jari tengah dan merapatkan keduanya (HR Bukhari).

Donasi cinta yatim untuk beasiswa Kanaya Shersabila bisa disalurkan dalam program ZAKAT & INFAQ CERDAS IDC:

  1. Bank Muamalat, No.Rek: 34.7000.3005 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  2. Bank BNI Syariah, No.Rek: 293.985.605 a.n: Infaq Dakwah Center.
  3. Bank Mandiri Syari’ah (BSM), No.Rek: 7050.888.422 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  4. Bank Bukopin Syariah, No.Rek: 880.218.4108 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  5. Bank BTN Syariah, No.Rek: 712.307.1539 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  6. Bank Mega Syariah, No.Rek: 1000.154.176 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  7. Bank Mandiri, No.Rek: 156.000.728.7289 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  8. Bank BRI, No.Rek: 0139.0100.1736.302 a.n: Yayasan Infaq Dakwah Center.
  9. Bank CIMB Niaga, No.Rek: 80011.6699.300 a.n Yayasan Infak Dakwah Center.
  10. Bank BCA, No.Rek: 631.0230.497 a.n Budi Haryanto (Bendahara IDC).

CATATAN:

  • Demi kedisiplinan amanah dan untuk memudahkan penyaluran agar tidak bercampur dengan program lainnya, tambahkan nominal Rp 2.000 (dua ribu rupiah). Misalnya: Rp 1.002.000,- Rp 502.000,- Rp 202.000,- Rp 102.000,- 52.000,- dan seterusnya.
  • Laporan penyaluran dana akan disampaikan secara online di: infaqDakwahCenter.com.
  • Bila biaya sudah tercukupi/selesai, maka donasi dialihkan untuk program IDC lainnya.

BERITA TERKAIT:

 

 


Info Dakwah Lain: