Rabu, 29 Zulqaidah 1435 H / 24 September 2014 M

Laporan

Bantuan 20 Juta Telah Disalurkan, Ummu Fadhil Istri Mujahid Sudah Bisa Mandiri


JAKARTA (idc.voa-islam.com) – Total bantuan para muhsinin (dermawan) sebesar Rp 20.399.380 telah diserahkan kepada Ummu Fadhil, istri sang mujahid. Meski suaminya  dipenjara, dengan dana itu Ummu Fadhil bisa mandiri, membiayai sekolah anaknya di pesantren dan membuka lapangan kerja.

Dana bantuan para dermawan melalui Infaq Dakwah Club (IDC) voa-islam untuk Ummu Fadhil telah disalurkan pada bulan Mei 2012, tapi masih ada banyak muhsinin (dermawan) yang antusias membantu Ummu Fadhil.

Maka bantuan tahap kedua diserahkan langsung kepada Ummu Fadhil pada Senin (18/6/2012) di rumah kontrakan barunya.  Ditemani istrinya, Ahmed Widad menyerahkan bantuan kepada Ummu Fadhil sebesar Rp 2.505.700,-

...Dengan ikhtiar membuka usaha sepenuh tawakkal, mudah-mudahan Ummu Fadhil bisa mandiri, dan kelak menjadi munfiqin (donatur) bagi perjuangan Islam...

Sebulan sebelumnya bantuan muhsinin melalui IDC telah diserahkan sebesar Rp 17.893.680,- (Baca: Donasi 17.893.680 Telah Disalurkan kepada Ummu Fadhil, Istri Mujahid yang Terzalimi).

Dengan demikian total jumlah seluruh bantuan kepada Ummu Fadhil sebesar Rp 20.399.380,- (dua puluh juta tiga ratus sembilan puluh sembilan ribu tiga ratus delapan puluh rupiah).

Ummu Fadhil bersyukur atas karunia Allah melalui uluran tangan para dermawan. Setelah melalui ujian berat yang datang beruntun silih berganti, kini Allah memberikan kemudahan. Dana bantuan itu bisa dimanfaatkan untuk mengontrak rumah, membuka usaha dan membiayai anaknya di pesantren.

“Alhamdulillah, berkat bantuan para pembaca voa-islam.com, sekarang ana sekeluarga sudah bisa mengontrak rumah sendiri. Berkat bantuan itu pula, saya bisa membiayai anak saya di pondok,” ujarnya dengan haru.

Dengan alasan keamanan (security), tanpa mengurangi hormat kami pada para donatur IDC, kami sengaja tidak menampilkan foto Ummu Fadhil bersama rumah kontrakan yang dijadikan sebagai basis usaha herbal.

Selain itu, dana bantuan tersebut dimanfaatkan sebagai modal berjualan herbal. Bahkan dalam waktu dekat Ummu Fadhil berencana membuka lapangan kerja dengan usaha warung makanan bersama temannya. “Jazakumullah khairan kepada para pembaca voa-islam.com atas bantuan yang selama ini diberikan. Semoga Allah Ta’ala membalas amal shalih para dermawan dengan barokah dan pahala yang berlipat ganda,” ujar ibu tiga anak ini.

...Alhamdulillah, berkat bantuan para pembaca voa-islam.com, sekarang ana sekeluarga sudah bisa mengontrak rumah sendiri dan membiayai anak saya di pondok...

Di penghujung pembicaraan, Ummu Fadhil menyampaikan salam dari suaminya, sang mujahid yang kini tengah dipenjara. “Abi menitipkan salam dan ucapan terima kasih kepada para pembaca. Abi berdoa agar Allah Ta’ala membalas amal shalih para pembaca sekalian dengan balasan yang berlipat ganda,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ummu Fadhil mengalami ujian berat saat suaminya, ditangkap, dianiaya dan dijebloskan ke dalam penjara oleh aparat thaghut. Suaminya menjadi tawanan rezim di balik terali besi, karena perjuangannya menegakkan Islam dianggap bertentangan dengan sistem thaghut. (baca: Suaminya Dipenjara Ummu Fadhil Kerja Pas-pasan, Terlantar dan Diusir Warga)

Dalam kondisi yang teramat sulit menghimpit, Ummu Fadhil diusir dari rumah kontrakannya yang sudah ia tempati lebih dari 13 tahun, lantaran suaminya dicap teroris oleh warga. Lengkap sudah kepedihan Ummu Fadhil. Ia pun terlunta-lunta membawa dua anaknya yang masih kecil-kecil, sampai ia ditampung sementara oleh ummahat temannya yang peduli.

Untuk memikul beban berat menggantikan tugas suaminya, Ummu Fadhil berjualan ke sana kemari untuk membiayai kebutuhan ketiga anaknya. Anak pertamanya sedang menempuh pendidikan ilmu agama di sebuah pondok pesantren, sedangkan dua anak lainnya masih balita. Pedih memang!! Beban hidup terlalu berat, mau tidak mau harus ditopang dengan usaha jualan kecil-kecilan dengan penghasilan yang minim. Tapi Ummu Fadhil tetap tegar. Karena semua itu harus dilakukan untuk bertahan hidup tanpa sang suami.

Alhamdulillah, setelah IDC voa-islam melakukan penggalangan solidaritas, dana  mengalir dari para dermawan yang peduli sesama Muslim. Hingga terkumpullah dana bantuan sebesar Rp 20.399.380,-

Dengan ikhtiar membuka usaha sepenuh tawakkal, mudah-mudahan Ummu Fadhil bisa mandiri, dan kelak menjadi munfiqin (donatur dan dermawan) bagi perjuangan Islam, terutama bagi ummahat yang mengalami nasib sama seperti dirinya. Amiin. [ahmed Widad]

Share this post..

Previous

Back to top ^